PENANDATANGANAN MOU PENDAMPINGAN SEKOLAH BUMDES, STIE PGRI DEWANTARA JOMBANG DENGAN DPMD KABUPATEN JOMBANG

PENANDATANGANAN MOU PENDAMPINGAN SEKOLAH BUMDES, STIE PGRI DEWANTARA JOMBANG DENGAN DPMD KABUPATEN JOMBANG

Selasa (20/10/2020) Bertempat di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, STIE PGRI Dewantara Jombang melakukan pendatangan Memo of Understanding (MoU) atau kerjasama Sekolah Bumdes dengan Kepala DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Jombang yang didampingi oleh Wakil Bupati Jombang, Sumrambah, SP. Hadir pula dalam acara tersebut Asisten I, Ketua PPLP PT PGRI beserta jajarannya, Ketua STIE PGRI Dewantara Jombang beserta jajarannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kepala Bidang Perdagangan dan Kepala Bidang Koperasi dan UMKM.

Dalam sambutannya Ibu Ketua menyampaikan, STIE PGRI Dewantara Jombang melakukan kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Jombang mengenai Sekolah BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), yang merupakan program dari Kementerian Desa.

Realisasi sekolah Bumdes di STIE Dewantara Jombang, akan dibagi menjadi dua tahap. Pertama adalah tahap in class, dan yang kedua adalah tahap out class. Untuk tahap in class,  didahului dengan identifikasi Bumdes. Mulai dari jenis usaha, permasalahannya, penyusunan jadwal pelaksanaan pembelajaran sesuai kurikulum sekolah BUMDes secara bertahap sesuai protokoler kesehatan dan kapasitas kelas serta pelaksanaan sekolah BUMDes

“Jadi in class ini akan kami selenggarakan di Kampus STIE Dewantara Jombang, sesuai dengan kelompok-kelompok Bumdes dengan permasalahan sama. Tujuan pembelajaran di kampus untuk in class, karena memang biar suasana pembelajarannya betul-betul tercapai. Selain itu sarana dan prasarana di kampus sangat mendukung dalam proses pembelajaran nantinya. Untuk tahap pertama akan membina 28 Bumdes nantinya, ujar beliau.

“Untuk tahap ke dua, tahap out class, berupa pendampingan. Nantinya, setiap Bumdes akan didampingan oleh satu orang dosen pembina bersama-sama dengan satu kelompok mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lanjutkan dengan Kuliah Kerja Magang (KKM)”, tambah beiau.

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Sumrambah SP. menyampaikan, sebuah negara dapat menjadi mandiri dapat dilihat dari perkembangan ekonomi. Sama halnya yang dilakukan oleh STIE PGRI Dewantara dalam mengembalikan sosial kapital masyarakat. social capital masyarakat.

Social capital adalah rasa percaya diri, kebersamaan, jalinan, informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi. Kalau social capital dapat kita bangun, Insyaallah kita dapat kembali menuju kejayaan,” katanya.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan terima kasih kepada STIE PGRI Dewantara Jombang yang telah memberikan pendampingan kepada masyarakat untuk mengembangkan BUMDes di desanya masing – masing,” ujar beliau.

Perlu di ketahui, STIE PGRI Dewantara Jombang  sebagi calon kampus e bos-bos, telah dan sedang bekerja sama menjalankan program bersama dengan dinas terkait Kabupaten Jombang. Diantaranya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Tenaga Kerja Bidang perekenomian Kabupaten Jombang. Termasuk, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jombang, Dinas Pertanian dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian. (d_peter, Top, llh/STIE/PPSI/2020)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *